Maulid Rasulullah 1434

Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa nabi Muhammad adalah pemimpin besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya. Dan keteladanan itu diakui oleh kawan dan lawan sekalipun.

Dalam konteks ini, Maulid harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas keshalihan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercipta masyarakat madani (Civil Society) yang merupakan bagian dari demokrasi seperti toleransi, transparansi, anti kekerasan, cinta lingkungan, pluralisme, keadilan sosial, ruang bebas partisipasi, dan humanisme. Dalam tatanan sejarah sosio antropologis Islam, Nabi Muhammad dapat dilihat dan dipahami dalam dua dimensi sosial yang berbeda dan saling melengkapi. Hal itu adalah sebagai berikut :

  • Pertama, dalam perspektif teologis-religius, Nabi Muhammad dilihat dan dipahami sebagai sosok nabi sekaligus Rasulullah terakhir dalam tatanan konsep keislaman. Hal ini memposisikan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok manusia sakral yang merupakan wakil Tuhan di dunia yang bertugas membawa, menyampaikan, serta mengaplikasikan segala bentuk pesan “suci” Tuhan kepada umat manusia secara universal.
  • Kedua, dalam perspektif sosial-politik, Nabi Muhammad dilihat dan dipahami sebagai sosok politikus andal. Sosok individu Rasulullah Muhammad yang identik dengan sosok pemimpin yang adil, egaliter, toleran, humanis, serta non-diskriminatif dan hegemonik, yang kemudian mampu membawa tatanan masyarakat sosial Arab kala itu menuju suatu tatanan masyarakat sosial yang sejahtera dan tenteram.

===

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H dalam gambar

Maulid 1434 H

Pict. Perencanaan Pelaksanaan Maulid

==

Menyambut Tamu Maulid

Penyambutan Tamu (Jum’at, 09 Februari 2013;20:46 WIB) dilaksanakan langsung oleh Pimpinan Pesantren, Waqif Tanah Lokasi Pesantren, Ketua Tuha Pheut (LKMD) Desa Padang Bak Jeumpa dan Tokoh Masyarakat Desa Tetangga tempat berdirinya Pesantren ini dan lain-lain

==

Persiapan Makanan

Pemuda (i) serta para ibu-ibu Desa Padang Bak Jeumpa, Kec. Tangan-tangan, Abdya yang bertugas di Bagian Konsumsi sedang melaksanakan Tugasnya

==

Pembacaan Barzanji (1)

Pembacaan Barzanji dimulai oleh Imam Mesjid Gampong Padang Bak Jeumpa (Tgk. Sabirin) dan diiuti selanjutnya oleh para tamu

Hadir Ketua Dewan Guru dari Dayah Darussalam Labuhan Haji, Wakl Pimpinan Pesantren Darul Ikhlash Lhok Pawoh, dan beberapa pimpinan TPA sekitar berdiri Pesantren.

==

Pembacaan Barzanji (2)

Sedang menyimak Sirah Rasulullah

==

Pembacaan Barzanji (3)

Membaca Qashidah tentang Kelebihan Rasul yang dipadukan dengan seni gerak

==

Pembacaan Barzanji (4)

Mahallul Qiyam sebagai bagian bentuk ekspresi kegembiraan dengan Lahirnya Pembawa Rahmat bagi sekalian alam

==

Sedang Memasak

Bagian Konsumsi menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik untuk semua tamu

==

Alhamdulillah.  Maulid Perdana di Dayah nihayatul Muhtaj terlaksana dengan baik, atas bantuan dan dukungan dari semua pihak, dan kami panitia pelaksana mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya serta kamiberdo’a kepada Allah agar  diberikan fahala yang setimpal oleh Allah. Amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s