Hikmah

Hikmah

Hikmah

Dalam kamus bahasa arab Hikmah artinya benar, adil, pemahaman yang mendalam, menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Di antara pengertian hikmah adalah:

  1. Memahami al-Qur`an, mengenal kebenaran dan mengamalkannya.
  2. Meletakkan sesuatu pada tempatnya.
  3. Selalu sederhana, berusaha memahami sebab, dan meletakkan segala perkara sesuai porsinya.

Hikmah adalah karunia Allah terbesar yang diberikan kepada orang mukmin yang dikehendaki Nya, orang yang mendapatkannya akan mendapatkan keuntunganyang sangat besar, karena dengan hikmah itu hidupnya menjadi terang, bisa membedakan yang benar dan yang salah, punya tujuan yang jelas, dan bahagia di dunia dan di akhirat.

Hikmah tersebut ada yang diberikan secara langsung dan ada pula yang berawal dari usaha. Sebagian dari penyebab untuk mendapatkan hikmah adalah berusaha untuk memahami agama, dan ia adalah kebaikan yang banyak yang diisyaratkan oleh ayat:

وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا وَمَايَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُوا اْلأَلْبَابِ

Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal. (QS. Al-Baqarah 2 :269)

Rasulullah SAW memperkuat hal itu dan menjelaskan usaha mendapatkan hikmah:

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ

Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, niscaya Dia memberikan pemahaman dalam agama kepadanya.”[i]

*==*==*==*==*

Ada yang mengatakan bahwa Ilmu Hikmah adalah suatu amalan spiritual yang berupa ayat Alqur’an, doa-doa tertentu, hizib atau kalimat-kalimat suci yang berbahasa Arab yang isi dan kandungannya tidak menyalahi syari’at islam dan diimbangi dengan kelakuan batin untuk mendekatkan kepada Allah dan membersihkan jiwa dari berbagai penyakit hati hati.

Ilmu Hikmah bisa dipelajari dengan amalan berupa dzikir, tabarruk, menyendiri, membersihkan hati, bersikap bijaksana atau riyadhah tertentu sesuai ajaran para guru / ulama yang ahli dalam bagian ini.

Seseorang mungkin saja bisa mengamalkan sendiri Ilmu Hikmah yang dibacanya dari sebuah buku (kitab), namun belum tentu dia bisa mendapatkan keberkahan dari amalannya. Dengan kata lain, amalannya menjadi sia-sia karena tidak ada keberkahan di dalamnya. Oleh karena itu, peran guru yang alim dibidang syari’at, thariqat dan haqiqat dan ma’rifat sebagai pembimbing dan atau “penyalur” berkah menjadi sangat penting dalam mempelajari Ilmu Hikmah. Dan tidak bisa kita nafikan sebagian orang mendapatkan hikmah yang tanpa ia sengaja, dalam artian hanya karena merutinkan bacaan dari sebuah atau beberapa ayat Al quran Karim.


[i] Shahih al-Bukhari, kitab al-Ilmu, bab ke-13, hadits no. 71.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s